Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan kinerja KPK terus meningkat meski status pegawai KPK telah beralih menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Firli berharap semangat ini dipertahankan oleh seluruh pegawai KPK.
“Syukur alhamdulillah, segenap insan KPK telah berstatus sebagai ASN yang tentunya posisi ini, semakin memperkuat legitimasi kami sebagai abdi negara, ujung tombak pemberantasan korupsi di Indonesia,” kata Firli kepada wartawan, Senin (29/11/2021).
Hal itu disampaikan Firli saat memperingati HUT Korpri Ke-50. Firli mengajak ASN di Indonesia menjaga integritas dan loyalitas ke NKRI. Caranya, lanjut Firli, dengan mengamalkan Pancasila serta nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila sebagai abdi negara pengayom rakyat Indonesia, dengan meneguhkan nilai-nilai agama, budaya, dan kejujuran, agar terhindar dari perilaku koruptif dan laten korupsi.
“Ruh Panca Prasetya telah menjadi suplemen baru bagi kami, untuk lebih menggelorakan semangat juang segenap insan KPK dalam perang badar melawan korupsi di bumi pertiwi. Ini yang saya sampaikan dan tekankan kepada para punggawa pemberantasan korupsi saat dilantik 1 Juni 2021 lalu,” tutur dia.
Firli mengatakan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tidak mempengaruhi kinerja KPK dalam memberantas korupsi. Firli mengatakan KPK tetap bekerja baik meski banyak yang menyampaikan keraguan ke KPK.
“Syukur alhamdulillah, dengan semangat KPK yaitu semangat segenap anak bangsa yang menginginkan Indonesia bebas dan bersih dari praktek-praktek korupsi, kami mampu menjawab keraguan terkait alih status pegawai KPK menjadi ASN, di mana keraguan ini terjawab dengan kinerja luar biasa segenap pegawai KPK dalam porsi dan posisi masing-masing, yang terbukti semakin berani dan profesional dalam menangani kasus-kasus korupsi di negeri ini, setelah berstatus sebagai ASN,” ucapnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh ASN di Indonesia agar tetap menjaga integritas. Dia juga meminta ASN selalu setia dan mengabdi sebagai abdi negara.
“Saya berharap sekaligus mengingatkan kembali kepada rekan-rekan ASN, baik di pusat maupun di pelosok daerah untuk senantiasa menjaga selalu nilai-nilai kesetiaan, menjunjung tinggi dan memegang teguh kehormatan jabatan sebagai abdi negara, di mana kepentingan negara dan rakyat menjadi hal utama, demi persatuan bangsa dengan menegakkan kejujuran, keadilan serta profesionalisme, seperti butir-butir yang terkandung dalam Panca Prasetya Koprs Pegawai Republik Indonesia,” katanya.
source: detik