Aplikasi Digital Sebagai Perkembangan Digitalisasi Ekonomi

Aplikasi Digital Sebagai Perkembangan Digitalisasi Ekonomi

Aplikasi Digital Sebagai Perkembangan Digitalisasi Ekonomi

Digitalisasi ekonomi merupakan salah satu visi dan misi Presiden Joko Widodo. Strategi ekonomi digital didukung dengan empat pilar yang memperhatikan kompleksitas dan keterkaitan berbagai kebijakan antar otoritas serta kebutuhan para pemangku kepentingan baik di pusat maupun didaerah. Empat pilar utama yang mendukung  kerangka strategi ekonomi digital yang pertama adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya  mengenai yang memiliki talenta dan keterampilan dalam sains dan teknologi. Kedua adalah mengenai arus ekonomi serta menciptakan peluang kerja di kedua sektor tersebut. ketiga adalah menyederhanakan berbagai birokrasi melalui kebutuhan, aturan dan standar yang mendukung dan mengurangi hambatan-hambatan inovasi. Dan pilar yang keempat adalah riset dan inovasi digital yang ditujukan untuk mempercepat transformasi ekonomi. Riset dan inovasi digital yang diperlukan adalah untuk menghasilkan nilai tambah industri dan mengurangi keuntungan SDA dan mendorong transformasi ekonomi.

Salah satu pilar yang paling unggul adalah mengenai riset dan inovasi dengan bermunculannya aplikasi digital baik di bidang transportasi, E-Commerce maupun finansial. E-Commerce memberikan kemudahan bagi para pelaku bisnis dalam memasarkan produkya terutama UMKM lokal, sehingga para pelaku bisnis tidak perlu sibuk lagi membuka toko tetapi bisa langsung memasarkan produknya secara online. Selain itu, transportasi online juga dapat membantu para pelaku bisnis karena tidak hanya mengangkut orang tetapi dapat juga mengantarkan barang dari UMKM baik yang berada dalam E-Commerce maupun tidak kepada para pelanggannya. Adanya aplikasi digitas ini mengakibatkan adanya perkembangan ekonomi digital yang pesat di Tarakan, Kalimantan Utara, terutama transportasi online yang sangat membantu masyarakat disana maupun UMKM untuk berkembang.

Fitur-fitur yang diberikan oleh transportasi online meyediakan akses yang mudah, sehingga UMKM  terus berusaha dan berkembang terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman, pertokoan dan UMKM produksi rumahan. Hal ini menunjukkan bagaimana UMKM Tarakan dapat beradaptasi dengan cepat dan terus bertahan serta menjaga bisnis mereka tetap berkembang. Layanan-layanan transportasi online menyediakan peluang pendapatan baru, seperti menjadi pelaku usaha kuliner dengan memanfaatkan layanan pesan antar makanan. Layanan ini juga menimbulkan dampak positif bagi ekosistem bisnis tradisional dimana mereka bisa menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.

Wali Kota Tarakan, Khairul menjelaskan, untuk mewujudkan visi terwujudnya Tarakan maju dan sejahtera melalui smart city, maka diperlukan ekosistem usaha yang terbuka, sehat dan adil. Hadirnya geliat digitalisasi dalam bidang perekonomiam, sejauh ini telah memberikan banyak sekali peranan dalam mewujudkan ekosistem usaha yang terbuka, sehat dan adil tersebut. kehadiran digitalisasi ekonomi telah membuka akses dan memudahkan masyarakat dalam menjangkau pasar, modal, rantai distribusi dan informasi, sehingga menjadi positif karena membuat ekonomi digital di Tarakan bergerak maju. Hal ini tidak terlepas dari keberadaan berbagai jasa layanan digital berbasis aplikasi, baik di bidang transportasi, e-commerce maupun financial yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Teknologi digital telah membantu masyarakat di Tarakan berkembang dan membangun infrastruktur yang lebih baik ditengah ekonomi digital yang berkembang.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210616112849-97-655018/ekonomi-digital-berkembang-hingga-perbatasan-negeri

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5520178/ri-mau-percepat-digitalisasi-ekonomi-kayak-apa-tuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *